
Malang – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menyelenggarakan Orientasi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch III Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para guru madrasah terpilih untuk mengikuti program peningkatan kompetensi guru yang difasilitasi Kementerian Agama.
Dalam sambutannya, jajaran pimpinan kampus menegaskan komitmen UIN Maliki Malang untuk mencetak guru profesional dengan standar internasional. Program PPG yang dilaksanakan di kampus ini memadukan teori, praktik, serta pembekalan keterampilan pedagogis sesuai perkembangan terkini dunia pendidikan.
Rekam jejak UIN Maliki Malang sebagai LPTK penyelenggara PPG pun cukup membanggakan. Selama tiga tahun terakhir, tingkat kelulusan peserta PPG selalu di atas 90 persen. Capaian ini didukung sarana pembelajaran modern, mulai dari perpustakaan digital, laboratorium komputer, jaringan internet kuat, hingga pusat bahasa.
Selain itu, mahasiswa PPG juga mendapat bimbingan teknis, try out, dan pendampingan intensif sehingga siap menghadapi ujian nasional maupun praktik mengajar di sekolah. Program ini dirancang agar guru memiliki empat kompetensi utama (pedagogik, profesional, personal, sosial), serta kompetensi kepemimpinan khusus bagi guru agama.
Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Muhammad Walid, MA, dalam acara pembukaan menegaskan, “Program PPG ini bukan hanya meningkatkan profesionalisme guru, tetapi juga bagian dari upaya strategis membangun kualitas pendidikan nasional.”
Orientasi berlangsung secara daring melalui Zoom dan YouTube, dengan agenda sosialisasi pengisian dokumen administrasi hingga penerbitan Nomor Induk Mahasiswa. Suasana hangat dan penuh semangat tampak dari antusiasme para peserta yang siap menempuh perjalanan akademik sebagai calon guru profesional.
Dengan semangat “Integrasi Islam dan Sains”, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berkomitmen terus melahirkan guru-guru berkarakter ulul albab yang mampu menjawab tantangan pendidikan Indonesia menuju masa depan.