
Malang – Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi memulai kegiatan Orientasi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan (PPG Daljab) Batch III Tahun 2025 pada Sabtu (14/9). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan sekaligus Ketua LPTK, Dr. Muhammad Walid, MA.
Acara orientasi dihadiri jajaran pimpinan fakultas, para pengelola PPG, dosen, serta ribuan mahasiswa peserta PPG Daljab. Dalam sambutannya, Prof. Walid menekankan pentingnya menjaga semangat belajar meski perkuliahan dilakukan secara daring. “Batasan jarak jangan sampai membatasi semangat dan pola pikir kita. Mari bersama-sama mencetak generasi bangsa yang lebih baik,” ujarnya.
Ketua Program Studi PPG, Muhammad Miftahusyai’an, M.Sos, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa bergabung di LPTK UIN Malang adalah langkah tepat, karena kampus ini memiliki komitmen kuat dalam mendampingi guru menjadi tenaga profesional. “Kami ingin semua peserta sukses hingga akhir dan bisa mengikuti yudisium dengan hasil terbaik,” tuturnya.
Dalam sesi orientasi, panitia juga menekankan pentingnya etika komunikasi akademik, tata tertib penggunaan Learning Management System (LMS), hingga kewajiban administrasi seperti lapor diri dan kelengkapan data. Peserta diingatkan untuk selalu menjaga kesopanan dalam berinteraksi dengan dosen maupun pengelola, termasuk penggunaan nama asli dan foto profil resmi saat berkomunikasi.
Kegiatan ini juga memberikan informasi penting bahwa PPG Daljab untuk guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi yang terakhir pada Batch III ini. Mulai tahun berikutnya, guru PAI akan diarahkan mengikuti PPG Prajabatan dengan durasi studi lebih panjang. Sementara itu, guru madrasah masih berkesempatan mengikuti PPG Daljab hingga tahun 2026.
Orientasi berjalan hangat meski melalui daring. Bahkan beberapa momen diselingi canda dari panitia untuk menjaga suasana tetap hidup. Ribuan guru peserta tampak antusias mengikuti setiap arahan, karena kesempatan ini menjadi momen penting untuk meraih predikat guru profesional bersertifikat.